GOCAR4D – Saat Pecat Ten Hag dan Ashworth, MU Keluarkan Pesangon Rp 300 M

Manchester Uniteds Dan Ashworth embraces Manchester United manager Erik ten Hag (right) after the FA Community Shield match at Wembley Stadium, London. Picture date: Saturday August 10, 2024. (Photo by Nick Potts/PA Images via Getty Images)
Man United keluar hampir Rp 300 miliar untuk pesangon Erik ten Hag dan Dan Ashworth (PA Images via Getty Images/Nick Potts – PA Images)


Manchester

Manchester United harus membayar mahal atas keputusan memecat Erik ten Hag dan Dan Ashworth. Klub berjuluk Setan Merah keluar Rp 300 miliar untuk pesangon.

Ten Hag kehilangan pekerjaannya Oktober lalu setelah serangkaian hasil buruk di awal musim. Keputusan yang harus diambil sekalipun Ten Hag baru meneken kontrak baru empat bulan sebelumnya.

Kontrak baru itu diberikan karena Ten Hag berhasil membawa MU menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Manchester City. Padahal MU finis kedelapan yang merupakan hasil terburuk mereka Premier League.


ADVERTISEMENT





SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak cuma memecat Ten Hag, MU juga memberhentikan Ashworth yang baru lima bulan menjabat Direktur Olahraga MU. Padahal MU harus membajak Ashworth dari Newcastle United musim lalu dengan biaya cukup besar.

Dua keputusan ini tidak membuat MU lebih baik karena saat ini mereka masih tertahan di posisi ke-15 klasemen Liga Inggris, sekalipun sudah menunjuk Ruben Amorim.



ADVERTISEMENT





Tidak cuma berdampak apapun pada performa tim, pemecatan Ten Hag dan Ashworth membuat MU harus menggelontorkan total 14,5 juta paun atau sekitar Rp 295 miliar untuk pesangon.

Sebab, keduanya masih terikat kontrak cukup lama, sehingga pesangonnya terbilang besar. Keputusan ini disebut kondisi abnormal dalam laporan keuangan di kuarter kedua, yang diberikan kepada New York Stock Exchance (NYSE).

Dalam laporan keuangan itu, total pemasukan MU dari sisi hak siar menurun sekitar 42,1 persen menjadi 61,6 juta paun, karena cuma bermain di Liga Europa. Padahal ada kenaikan 3,4 juta paun di sisi sponsor setelah teken kontrak dengan Qualcomm.

Kondisi keuangan yang tidak baik-baik saja membuat manajemen MU di bawah Sir Jim Ratcliffe melakukan PHK kepada lebih dari 200 pegawai sejak 20 Februari tahun lalu.

(mrp/bay)

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *