
Liverpool –
Liverpool melalui periode padat yang amat krusial di bulan Februari. Manajer klub Arne Slot menyebut mentalitas para pemain jadi kuncinya.
Liverpool melakoni jadwal padat sepanjang Februari ini, total delapan pertandingan dalam rentang 26 hari. Hasilnya bisa dibilang sukses, dengan lima kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah.
Satu-satunya kekalahan, yang juga menjadi cela terbesar dalam periode itu, adalah kekalahan 0-1 dari Plymouth Argyle di Piala FA. Itu sekaligus mengakhiri kiprah mereka di turnamen tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi selebihnya, Liverpool patut berbangga. Mereka lolos ke final Piala Liga Inggris usai mengandaskan Tottenham Hotspur, lalu berhasil mengokohkan posisi di Liga Inggris.
Tertolong hasil-hasil Arsenal yang jadi rival persaingan gelar, pasukan Arne Slot kini memimpin 13 poin. Padahal hasil imbang kontra Everton dan Aston Villa sempat memberikan angin segar buat Arsenal.
ADVERTISEMENT
Tapi Slot merasa ujian mental buat Liverpool justru hadir setelah mengandaskan Manchester City. Di titik itu, mereka dinilai mulai meletakkan satu tangan ke trofi menyusul kekalahan Arsenal dari West Ham United.
Di tengah pujian dan sanjungan atas penampilan efektif dan tenang melawan sang juara bertahan, para pemain Liverpool bisa menjaga fokus. Mereka melanjutkannya saat menang atas Newcastle United, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB.
“Saya rasa yang paling mengesankan buat saya adalah kekuatan mental di kedua laga itu (Man City & Newcastle). Karena selepas Everton, sedikit setelah Wolves, mungkin sedikit setelah lawan Villa, orang-orang mulai agak mempertanyakan kami,” ujar Slot di situs klub.
“Dan normalnya ketika para pemain atau orang-orang dipertanyakan, Anda selalu melihat kerja keras yang lebih besar. Itu cukup normal dan saya melihatnya saat kami melawan City.”
“Tapi kalau Anda dapat pujian yang begitu-begitu banyak, delapan dari 10 orang jadi agak terlena. Hanya mereka yang ingin benar-benar meraih sesuatu yang tidak mengalaminya. Mentalitas dua dari 10 itulah yang saya lihat malam ini.”
“Karena mereka menemukan saja gigi tambahan untuk bekerja lebih keras. Kami tidaklah sempurna, saya rasa kami kehilangan lebih banyak bola mudah ketimbang biasanya, tapi mentalitasnya bagus lagi, sebagaimana performa skuad,” tambahnya.
(raw/ran)
No Responses