GOCAR4D – Presiden LaLiga Laporkan Man City ke Komisi Eropa

MANCHESTER, ENGLAND - NOVEMBER 29: A corner flag is seen inside the stadium prior to the Premier League match between Manchester City and Southampton at Etihad Stadium on November 29, 2017 in Manchester, England. (Photo by Dan Mullan/Getty Images)
Foto: (Getty Images/Dan Mullan)


Madrid

Presiden LaLiga Javier Tebas melaporkan Manchester City ke Komisi Eropa. Laporan itu didasari dugaan adanya pelanggaran atas perusahaan yang menyokong mereka.

Tebas, bos divisi teratas Liga Spanyol, menuding Manchester City dipelihara oleh struktur yang mengakali aturan-aturan. Ia percaya klub Liga Inggris tersebut diuntungkan secara kompetitif baik di kancah domestik maupun Eropa.

Ia melaporkan jawara Inggris empat musim terakhir itu ke Komisi Eropa, yang mengatur aspek hukum negara-negara Uni Eropa. Man City dituding melanggar aturan terkait kepemilikan negara.


ADVERTISEMENT





SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“City punya banyak perusahaan di dalam grupnya, yang berada di luar struktur City Football Group, perusahaan-perusahaan ekstra untuk meletakkan pengeluaran-pengeluaran mereka,” ujar Tebas dikutip BBC.

“Perusahaan-perusahaan itu kehilangan uang, tapi tidak dengan klubnya. Kami sudah melaporkan Manchester City ke UE (Uni Eropa). Kami punya fakta-fakta dan data-datanya.”



ADVERTISEMENT





“Kami minta agar City diperiksa. Sangat penting untuk semua klub menjadi subyek atas transparansi aturan dan tata kelola yang sama, baik di sisi olahraga maupun finansial.”

“Kasus City itu, kami meyakini mereka telah menempatkan kerugian-kerugiannya ke perusahaan-perusahaan yang tidak secara resmi bagian dari City Football Group,” imbuhnya.

Sebagai catatan, Man City saat ini sedang menunggu hasil sidang atas kasus pelanggaran 115 aturan keuangan Premier League. Mereka menghadapi ancaman pengurangan poin besar-besaran hingga degradasi.